Wabup Rembang akan Mempertanyakan Langsung Kepala SMK Muhammadiyah Rembang


Wabup Rembang akan Panggil Kepala SMK Muhammadiyah Rembang

Beberapa foto yang menunjukkan siswa SMK Muhammadiyah Rembang yang sedang makan di tanah sempat ramai dibicarakan di media sosial. Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Rembang, Bayu Andrianto berencana memanggil Kepala SMK Muhammadiyah Rembang.

"Saya pastikan akan mengundang pihak SMK M untuk mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi termasuk press release langsung kepada wartawan. Supaya tidak ada pemahaman yang sepotong-potong membuat masyarakat beranggapan bahwa itu dari gerakan Pramuka," ujar Bayu yang juga merupakan Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Pramuka Rembang, Rabu (6/9/2017).

Dia meminta agar pihak HW dapat memberikan klarifikasi atas kejadian yang menjadi viral di media sosial itu. Termasuk pula Pramuka Kwarcab Rembang bakal melakukan pendekatan lebih lanjut dengan pimpinan HW Rembang untuk membahas tindakan selanjutnya.
Wakil Bupati Rembang sekaligus Ka Kwarcab Pramuka Rembang, Bayu Andrianto.

"Kami dari Kwarcab tidak pernah menginstruksikan kepada para pembina untuk melakukan tindakan yang demikian. Kegiatan bukan dari Pramuka tapi dari Hizbul Wathan yang di sini adanya keteledoran ataupun kurangnya pengawasan," jelasnya.

Sebelumnya foto-foto dari anggota HW SMK Muhamadiyah Rembang menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh salah satu akun media sosial belum lama ini. Dalam foto tersebut menggambarkan sejumlah pelajar yang mengenakan seragam HW SMK Muhamadiyah menunjukkan gerakan seperti makan di atas tanah, tanpa menggunakan alas makanan.

Namun saat dikonfirmasi, Kepala SMK Muhamadiyah Rembang mengaku anggota HW hanya makan seperti biasa dengan menggunakan alas makanan. Tetapi saat diambil gambar seolah-olah anggota HW sedang makan di atas tanah tanpa menggunakan alas.

Comments

Popular posts from this blog

Beside Band Metal Asal Bandung tampil Maksimal di panggung Internasional

Apakah Anda Sudah tahu ada Kota Baru Bernama Meikarta?

FPI Berencana Mengirim Pasukan Jihad untuk Membantu Etnis Rohingya