FPI Berencana Mengirim Pasukan Jihad untuk Membantu Etnis Rohingya

Banyak Masyarakat Indonesia menggelar aksi solidaritas atas serangan tentara maupun sipil yang tertuju kepada etnis Rohingya di Maungdaw Rakhine State Myanmar. Aksi solidaritas masyarakat indonesia itu berupa demonstrasi di Kedubes Myanmar maupun dalam bentuk mengumpulkan sumbangan.

Salah satunya dilakukan Organisasi Kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI). FPI wilayah Pasuruan, Jawa Timur, dikabarkan telah membuka pendaftaran relawan jihad untuk membantu etnis Rohingya di Myanmar.

Pembukaan relawan itu dikirim dalam bentuk pesan berantai lewat aplikasi WhatsApp. Pesan itu berisi persyaratan bagi warga yang ingin menjadi relawan jihad FPI ke Myanmar.

Syarat itu di antaranya pria berusia antara 21-40 dan wajib meminta izin tertulis dari orang tua.Serta sehat jasmani dan rohani lalu menyertakan fotocopy KTP, mengisi formulir pendaftaran dan mengikuti pembekalan mental, fisik serta merta pengisian tenaga dalam.

Juru bicara FPI, Slamet Maarif membenarkan pembukaan pendaftaran relawan jihad untuk membantu entis Rohingya. Menurutnya, sejauh ini pembukaan relawan baru dilakukan di wilayah.

"Betul. Baru di wilayah. Di pusat sedang dibicarakan," kata Slamet saat dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (2/9) malam.

Slamet mengatakan, untuk jumlah relawan yang diberangkatkan masih dalam pembahasan. Sebab, hal ini baru sebatas wilayah.

"Daerah punya inisiatif pusat mengakomodir," kata dia.

Selain membuka relawan, FPI beserta ormas Islam lainnya berencana melakukan aksi jalan damai ke Kedubes Myanmar. Aksi itu rencananya dilakukan pada Rabu (6/9) siang,di Bundaran Hotel Indonesia.

Comments

Popular posts from this blog

Beside Band Metal Asal Bandung tampil Maksimal di panggung Internasional

Apakah Anda Sudah tahu ada Kota Baru Bernama Meikarta?